Kemenangan komprehensif di HDI-Arena memastikan Bayern Munich memimpin klasemen Bundesliga dengan keunggulan 19 angka.
Skuat Pep Guardiola kini mengantungi keunggulan 19 angka atas pesaing terdekat, Bayer Leverkusen, usai mengandaskan perlawanan tuan rumah Hannover 96 empat gol tanpa balas di HDI-Arena, Minggu (23/2).
Leverkusen, dan peringkat ketiga Borussia Dortmund, sehari sebelumnya tersandung masing-masing di kandang Wolfsburg dan Hamburg SV.
Babak Pertama
Ada empat perubahan yang dilakukan Pep Guardiola untuk susunan tim Bayern dari laga sebelumnya kontra Arsenal di Liga Champions. Tom Starke, Rafinha, dan Thomas Muller masuk ke starting line-up, demikian pula dengan Bastian Schweinsteiger, yang main sebagai starter untuk kali pertama usai pulih dari cedera.
Guardiola juga beralih menggunakan formasi dasar 4-2-3-1, skema andalan pendahulunya, Jupp Heynckes, dengan Schweinsteiger diturunkan di belakang striker tunggal Mario Mandzukic.
Sementara itu, Hannover besutan Tayfun Korkut tampil dengan sistem 4-4-2 dan mengandalkan duet Artjoms Rudnevs serta Mame Biram Diouf untuk memimpin lini depan.
Alur laga langsung terbentuk sejak sepak mula. Bayern, seperti biasa, meraja dalam penguasaan bola sedangkan Hannover lebih banyak menunggu sebelum menggelar serangan balik cepat.
Dengan garis pertahanan yang sangat tinggi, Bayern hampir terekspos di menit ke-15, ketika Rudnevs terbebas sendirian di area berbahaya, tapi Starke cepat bergerak maju untuk memblok tembakan penyerang Latvia itu.
The Bavarians merespons ancaman tersebut dengan sangat baik, bahkan memetik keunggulan hanya sepuluh menit berselang. Muller, yang pada tengah pekan menjebol gawang Arsenal, kembali mencetak gol lewat sundulan mengonversi umpan silang Rafinha dari kanan.
Keberhasilan memecah kebuntuan membuat serangan Bayern mengalir makin deras. Tak lama setelah tembakan Mandzukic dimentahkan Ron-Robert Zieler, gol kedua Bayern akhirnya hadir melalui Thiago Alcantara. Lepas dari perangkap off-side, gelandang Spanyol itu mengontrol umpan diagonal terukur Schweinsteiger dengan satu sentuhan sebelum menaklukkan Zieler dengan tendangan setengah voli menggunakan kaki kirinya. Hannover gagal bereaksi dan keunggulan 2-0 untuk Bayern bertahan sampai turun istirahat.
Babak Kedua
Tuan rumah menunjukkan peningkatan performa di awal babak kedua dan langsung memperoleh kesempatan emas untuk menipiskan ketertinggalan. Mendapat ruang tembak di ujung kotak penalti, penyelesaian Rudnevs, sayangnya, jauh dari sasaran.
Di menit ke-57 lagi-lagi peluang datang untuk kubu tuan rumah. Kali ini dari Szabolcz Huszti. Beruntung bagi Bayern, kiper Starke yang kembali bergerak meninggalkan sarangnya mampu menghadang.
Gagalnya sepasang kans itu mesti dibayar mahal oleh Hannover karena sesaat berselang justru Bayern menambah angka. David Alaba mengirim umpan silang rendah yang diteruskan Mandzukic kepada Muller. Nama terakhir ini tanpa kesulitan memperdaya Zieler untuk mencetak gol keduanya.
Hanya enam menit setelahnya, kedudukan berubah lagi menjadi 4-0 untuk Die Roten. Kali ini Mandzukic yang membukukan nama di papan skor lewat tandukan mantap menyelesaikan crossing Rafinfa -- assist kedua untuk bek kanan Brasil itu di laga ini.
Kendati peluang untuk setidaknya memetik satu poin bisa dibilang sudah tertutup menyusul gol keempat Bayern tersebut, Hannover masih berusaha memberikan perlawanan dan nyaris melesakkan gol hiburan dari tembakan jarak jauh Christian Schulz, tetapi Starke beraksi untuk mempertahankan clean sheet.
Susunan Pemain
Hannover (4-4-2): Zieler; Rajtoral, Marcelo, Schulz, Pocognoli; Huszti, Schmiedebach, Stindl (Andreasen 68'), Bittencourt (Prib 38'); Rudnevs, Diouf (Sobiech 78')
Cadangan: Miller; Sakai, Sane, Dierssen
Bayern (4-2-3-1): Starke; Rafinha, Boateng, Martinez, Alaba; Lahm, Thiago; Muller (Robben 62'), Schweinsteiger (Pizarro 72'), Gotze (Kroos 67'); Mandzukic
Cadangan: Neuer; Dante, Van Buyten, Contento


No comments:
Post a Comment